Rp 5,7 triliun Dana Desa Di Sulsel Telah Salurkan

Nusantara - on 22/12/18 Rp 5,7 triliun Dana Desa Di Sulsel Telah Salurkan
Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan ketika menghadiri Jambore Desa Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tahun 2018 di Wisma Negara Makassar, Sabtu (22/12/2018). Tampak duduk: Ibu Negara Iriana Joko Widodo (ketiga dari kanan) dan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah

Domain.Com --- Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah menyebut selama pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-HM Jusuf Kalla dan desa yang tersalurkan selama empat tahun mencapai Rp5,7 triliun.

"Ini merupakan perwujudan atas perhatian besar Pamerintah Pusat terhadap Sulsel dan Indonesia bagian dari timur," kata Nurdin menyampaikan laporan kepada Presiden Jokowi di Gedung Wisma Negara, kawasan reklamasi Central Poin of Indonesia (CPI) Makassar, Sabtu.

Dalam acara Jambore Desa Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Desa, ditempat itu, Nurdin memaparkan, hadirnya dana desa yang merupakan program prioritas presiden, sebanyak 2.255 desa yang ada di Sulsel sudah salurkan dengan baik.

Mantan Bupati Kabupaten Bantaeng dua periode itu menyebut bantuan dana desa tumbuh dengan sangat pesat. Dana Desa yang ada sejak tahun 2015-2018 di Sulsel tercatat sebanyak Rp5,7 triliun.

Dari dana tersebut telah dibangun jalan desa sepanjang 7.164 kilometer, jembatan, irigasi, embung, PAUD dan beberapa ribu program yang lainnya.?

Gubernur juga menyampaikan, Sulsel mendukung program Nawa Cita membangun dari pinggiran dan desa-desa. Selai itu, sebut dia, ?Sulsel sebagai penyangga pangan nasional, saat ini membangun satu bendungan yang siap diresmikan Baliase, Kabupaten Luwu Utara.

"Dengan hadirnya bendungan ini, dengan jumlah 250 ribu hektar sawah tadah hujan akan turun menjadi 100 ribu hektar," sebut guru besar Universitas Hasanuddin itu.

Hal lainnya, yang disampaikan Nurdin adalah, beberapa produk masyarakat desa bisa diekspor langsung melalui Makassar New Port ke Amerika, Eropa dan negara lainnya. Sehingga ini memberikan manfaat, yakni waktu tempuh menjadi pendek dan biaya pengiriman lebih murah. "Dari hati paling dalam para pengusaha dan eksportir menyampaikan terima kasih atas kebijakan ini Bapak Presiden ini," ujarnya.

Gubenur juga menyampaikan agar proyek kereta api yang dirancang oleh Presiden juga diharapkan bisa diselesaikan. Kemudian pembangunan untuk bendungan juga disiapkan Rp2 triliun. Untuk itu dia meminta program-program Presiden dan pemerintah mesti mendapat dukungan masyarakat.

Selain pada fokus di bidang pertanian, perikanan, peternakan dan pariwisata. Kendati demikian untuk produksi coklat di Sulsel sendiri mengalami penurunan. Namun harapannya dengan adanya dana desa bisa mengembalikan kejayaan coklat bisa dibangkitkan kembali.

"Kami berharap dana desa bisa dilanjutkan dan ditingkatkan baik kualitas dan kuantitasnya, karena langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dengan menurunnya angka kemiskinan serta meningkatknya pendapatan masyarakat," harapnya.

Nurdin mengatakan kedatangan Presiden Jokowi di Makassar juga di saat bersamaan Wakil Presiden Jusuf Kalla ?sedang berada kota Anging Mamiri adalah sejarah bagi Sulsel pertama kali dua pimpinan bangsa hadir di Sulsel.

"Puji syukur kita panjatkan pada Allah SWT, karena ini adalah sejarah dua pemimpin bangsa ada di Makassar yaitu Bapak Presiden Jokowi dan Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla. Saya kira ini sejarah buat kita di Sulsel," paparnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi pada kesempatan itu berharap agar Dana Desa yang telah dikucurkan hingga sejauh ini sejak tahun 2015 sebesar ?Rp187 triliun agar digunakan betul-betul dengan baik dan hati-hati.

Penulis : Papa Rere

Editor : Editor Pertama

TOPIK : #Bulukumba