Usung Calon Presiden Anda

Kirim tanggapan/komentar Calon Presiden anda sesuai urutan Poling ke email: kabartoraja@gmail.com atau via FB kabartoraja. Sertakan foto format Jpeg, ukuran 4x6 atau lebih (close up), foto akan diletakkan di samping pandangan anda. Untuk mengirim tanggapan ISI KOLOM dibawah INI
Email:
Judul:
Pesan:
Pertanyaan anti spam: Berapa jumlah mata manusia?

Video Toraja

Caleg DPR-RI Samuel Parantean Dapil Sulsel 3


mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini6262
mod_vvisit_counterKemarin9546
mod_vvisit_counterMinggu ini15808
mod_vvisit_counterMinggu kemarin65760
mod_vvisit_counterBulan ini192107
mod_vvisit_counterBulan Kemarin323907
mod_vvisit_counterTotal6972317

We have: 118 guests online
IP anda: 54.205.242.179
 , 
Today: Apr 21, 2014
Proyek Bandar Udara Mengkendek Ditengarai Salah Prosedur PDF Cetak E-mail
Berita | Headline
Ditulis oleh editor on Senin, 12 September 2011 23:00   

Berindikasi Pemalsuan Tanda Tangan, Proses Pembayaran Yang Bertentangan 

Editor: KTC01/ Reporter: Papa Eva

Kabar-Toraja.Com - Pembangunan bandara udara di Mengkendek yang disebut-sebut sebagai solusi mengatasi masalah pariwisata, malah ternyata menyisakan masalah.

Salah satu satuan tugas (Satgas) pembebasan lahan perwakilan masyarakat, Laurel Andilolo mengundurkan diri. Lauriel Andi Lolo adalah satu diantara 146 satgas yang bertanggung jawab penuh soal pembebasan lahan bandara seluas 140 ha.

Ditemui khusus kabar-toraja.com Senin (12/9/2011) siang tadi, di Makale, Laurel mengungkapkan mengapa sampai menarik diri sebagai satgas perwakilan tokoh masyarakat.

Menurutnya, selain proses ganti rugi yang dinilai tidak sesuai peta oleh Badan Pertahanan Nasional (BPN), yang ditandatangani kepala BPN Tana Toraja, juga ada penerima ganti rugi tanah diterima bukan yang berhak.

"Juga berindikasi terjadinya pemalsuan tanda tangan pemilik lahan, maupun proses pembayaran yang dinilai bertentangan dengan Peraturan Presiden No.36 tahun 2005," urai Laurel Andilolo.

Ketua tim 9 Enos Karoma juga Sekertaris kabupaten (Sekkab) Tana Toraja, dikonfirmasi kabar-toraja.com melalui telepon selularnya justeru kaget mendengar informasi, pengunduran diri anggota Satgas itu, pasalnya masa tugasnya belum selesai.

Dikatakannya meskipun salah seorang Satgas perwakilan tokoh masyarakat mengundurkan diri, hanya pengunduran diri perorangan. Enos karoma mengharapkan tidak berimplikasi pada Satgas lainnya.

Seperti diwartakan media ini sebelumnya. Besarnya biaya ganti rugi lahan permeter untuk tanah kering bersertifikat Rp.25.000 permeter, dan nonsertifikat Rp.21.390.000 permeter

Tanah basah bersertifikat seluas 180 meter bujursangkar, dihargai Rp.40.250.000 per meter, non bersertikat Rp.35.000 permeter. bayaran ganti rugi sudah termasuk biaya pelepasan hak 1,5 persen, dengan total biaya pembebasan Bandar udara 38 milyar lebih.   

Berita-berita seputar bandara udara Mengkendek telah redaksi turunkan sebelumnya. Lebih lengkap berita terkait, klik disini



 

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

Play Group Agape


Agape Play Group dan Penitipan Anak

Caleg DPR David Payung

David Payung Caleg DPR dari PKPI Perjuangkan Basis Budaya dan Perekat Etnik di Sulsel

Hakcipta © 2011 Kabar Toraja. Semua Hak Dilindungi.